Artikel

Begini Cara Memilih SPC Flooring Berkualitas

Saat ini  sangat mudah untuk menemukan bahan pelapis lantai, secara umum keramik masih menjadi pelapis lantai yang sering digunakan di Indonesia. Selain keramik, ada juga pelapis lantai yang berasal dari vinyl. Untuk jenis material vinyl nantinya masih bisa dibagi lagi menjadi beberapa bagian salah satunya SPC Flooring. Sebelum anda memutuskan untuk membeli lantai SPC  berkualitas untuk melapisi bagian permukaan lantai, maka anda bisa mengenal bagaimana cara memilih lantai SPC  berkualitas.

SPC Flooring

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa SPC Flooring merupakan salah satu jenis material yang sering digunakan untuk melapisi lantai. SPC merupakan sebutan lain dari lantai vinyl yang memiliki bahan dasar CaCO3 atau sering juga disebut sebagai batu kapur. SPC merupakan singkatan dari Stone Plastic Composite. SPC juga menjadi pengembangan lanjutan dari LVT atau Luxury Vinyl Tiles.

Proses pembuatan SPC Flooring berkualitas melalui beberapa tahapan, mulanya bahan ini disintesis oleh resin PVC serta bubuk batu kapur melalui tahapan kalsinasi pada suhu yang tinggi tanpa menggunakan bahan tambahan lem serta zat lain. Menariknya, kadar formalin pada lantai SPC jauh lebih rendah dari standar umum formalin untuk industri. Kelebihan dari SPC ini adalah tahan dari api, bahkan bahan SPC dikenal sebagai bahan yang sangat kuat karena bisa tahan hingga 10 tahun.

Bagaimana Struktu Penyusun dari SPC Flooring berkualitas ?

Sebagai material yang terkenal cukup kuat, lantai SPC  tersusun atas berbagai lapisan diantaranya:
1) lapisan paling luar: Umumnya lapisan paling luar dari SPC atau outer layer memiliki warna yang transparan, dan sering terbuat dari bahan anti gores serta anti noda hal ini karena bagian paling luar merupakan bagian yang langsung bersentuhan dengan kaki dan mudah kotor.

2) Lapisan vinyl paling atas (Vinyl Top Coat): pada lapisan yang terletak di bawah outer layer terdapat lapisan vinyl. Umumnya lapisan kedua ini memiliki warna, tekstur serta pola khusus biasanya pola yang sering digunakan adalah pola kayu atau pola marmer. Fungsi dari lapisan vinyl top coat untuk menambah sisi estetis dari SPC Flooring. Lapisan kedua juga memiliki kandungan bahan yang tahan air sehingga lebih awet.

3) Lapisan inti SPC Flooring: Lapisan ketiga dianggap juga sebagai lapisan inti dari SPC, lapisan ini terdiri atas bahan pokok pembuatan SPC yakni Kalsium Karbonat atau anda kenal dengan batu kapur serta bahan bubuk PVC serta stabilizer yang berfungsi untuk menghasilkan lapisan lantai stabil serta tahan dari air.

4) Lapisan Tambahan: Lapisan terakhir dari SPC Flooring berfungsi untuk meningkatkan kelembutan pada lantai, lapisan ini tidak harus ada di SPC, namun anda bisa menambahkan jika menginginkan.

Manfaat Menggunakan SPC Flooring

lantai SPCSecara umum masyarakat lebih mengenal penggunaan lantai keramik, namun jika anda tahu kelebihan dari SPC Flooring pasti anda akan berminat untuk mengganti pilihan keramik menjadi lantai SPC. Kelebihan SPC Flooring pertama yakni tahan dari air, ini menjadi salah satu keunggulan karena membuat SPC tetap awet. Jika anda memiliki rumah tentu saja anda menginginkan rumah yang memiliki lantai awet serta tahan air. Kemampuan SPC Flooring ini didapatkan karena kandungan vinyl di dalamnya. Vinyl dalam bahan pelapis lantai memiliki fungsi untuk membuat bahan lantai tahan air.

SPC Flooring banyak dipilih karena sangat mudah untuk merawatnya. Anda hanya perlu membersihkan dengan menyapu atau mengepel lantai secara umum saja, tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Lantai SPC merupakan bahan yang stabil dalam perubahan cuaca, kadang jika anda ingin memilih bahan lantai maka anda harus memastikan apakah bahan tersebut mudah berubah karena cuaca atau tidak. Beberapa bahan lantai mudah berubah warna karena faktor kelembaban apalagi saat musim hujan. SPC Flooring akan tetap tahan dalam berbagai cuaca karena adanya kandungan dari PVC, Kalsium Karbonat serta stabilizer memungkinkan bahan ini jauh lebih tahan lama dibandingkan lantai dengan bahan lainnya.

Tips Memilih SPC Berkualitas

Jika anda yakin untuk memilih lantai SPC Flooring, maka anda bisa mengikuti beberapa cara berikut agar lantai SPC yang anda dapatkan memiliki kualitas terbaik.

Pastikan Sudah Lolos Uji Mutu

Jika anda tinggal di Indonesia, salah satu ciri bahwa bahan tersebut layak digunakan adalah bahan tersebut sudah lolos sertifikasi mutu. Sertifikasi mutu yang ada di Indonesia misalnya ISO9001, ISO4001, jika anda membeli SPC Flooring yang berasal dari bahan impor, maka anda bisa melihat sertifikasi dari negara asalnya.

Pastikan Ukuran Seragam

Salah satu ciri bahwa produk tersebut berkualitas adalah memiliki ukuran yang seragam, hal ini membuktikan bahwa pabrik membuatnya sesuai standar mutu yang berlaku. Bahan yang memiliki penyimpangan pengukuran yang terlalu besar akan menyebabkan pola deformasi hingga nantinya akan mengganggu saat proses pemasangan dan berpengaruh besar terhadap efek dekoratif yang ditimbulkannya.

Perhatikan Bahan Baku dan Proses Manufaktur

Hal lain yang harus anda perhatikan ketika anda ingin membeli SPC Flooring berkualitas adalah anda harus tahu terlebih dahulu tentang bahan dari produsen domestik. Saat ini bahan lantai SPC terdiri atas dua jenis bahan yakni bahan baru serta bahan untuk daur ulang. Lantai yang terbuat dari bahan baru cenderung memiliki elastisitas yang lebih tinggi serta tidak mudah cacat jika anda merendamnya dalam air. Lantai dengan bahan baru juga jauh lebih awet jika dibandingkan bahan daur ulang.

Perhatikan Tampilan

Banyak orang berkata “jangan melihat sesuatu dari tampilan saja”, namun hal ini tidak berlaku jika anda ingin membeli barang dekoratif seperti lantai SPC . Hal yang harus anda simak baik – baik ketika membeli lantai SPC  yakni dengan melihat bagaimana fleksibilitas dari SPC Flooring. Umumnya lantai berkualitas juga memiliki fleksibilitas yang cukup baik, meskipun nantinya bisa dibengkokkan akan tetapi tidak memiliki lapisan yang retak.

Apa Perbedaan Antara SPC Flooring dan WPC?

Jika anda mencari material pelapis lantai, anda mungkin anda disuguhkan dengan SPC dan WPC. Perbedaan kedua jenis material ini secara umum dapat dibedakan berdasarkan ketebalan lantai, foot feel, kemampuan isolasi suara, daya tahan, stabilitas, hingga harga.

Lapisan WPC memiliki ketebalan sedikit lebih tebal jika dibandingkan dengan SPC Flooring. Biasanya lantai SPC memiliki  ketebalan 3.2 – 7 mm sedangkan WPC memiliki ketebalan 5.5 – 8 mm. Foot feel merupakan hal yang bisa anda rasakan ketika anda menginjakkan kaki di lantai. Lantai WPC memang lebih tebal sehingga terasa lebih stabil jika anda menginjakkan kaki di atasnya.

Lapisan dari lantai WPC yang lebih tebal tersebut juga membuatnya lebih unggul saat proses isolasi suara. Hal ini memberikan keuntungan karena bisa menyerap bunyi. Jika berbicara tentang harga, tentu saja harga lapisan lantai SPC  lebih murah dibandingkan WPC.

Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
SPC FLOORING

SPC FLOORING hadir untuk memenuhi permintaan banyak pasar di Indonesia. SPC Flooring & Luxury Vinyl Flooring Frantinco kami memiliki Qualitas dan harga yang terbaik, dan juga produk kami banyak memiliki keunggulan dibanding produk lainnya.

 

 

Cart